KU Malu, Allah...

Kau yang telah membesarkanku. Kau yang telah rela mengurusku hingga besar, hingga ku sering membangkang kepadaMu, hingga ku banyak menyepelekan ucapanMu, hingga ku takmengindahkan perintahMu, hingga ku tak peduli dengan azabMu, hingga ku tak meu mengikuti jalan hidupMu. Walau ku tau kau takkan pernah bosan-bosannya menuntunku dalam kegelapan dunia ini. Kau tak ubahnya seperti lampu penerangan di dalam gua yang sangat panjang. Kau selalu mengingatkan ku ketika kusalah . Kau selalu mengerti ketika diriku jatuh dan terjerembab dalam lubang kemaksiatan, kau tetap mau menerima taubatkau, walau beribu-ribu maaf tlah ku layangkan kepadamu, masih saja diri ini sering melupakan taubat itu. maafkan diri ni. diri ini tak ubahnya Seonggok daging yang tak berguna. Kumpulan indra2 yang bercampur dengan kokohnya tulang, yagn di satukan dengan otot-otot elastis yang di seluruhnya dibalut dengan ribuaan jaringan daging.Ku merasa seabgai makhluk ter sempurna di jagat raya ini, tapi mengapa?...

MAAF...hanya itu yang dapat ku sampaikan kepadamu juga lantas mengerjakan taubatku. cukup?...
diri ini adlah amanah terbesarku, kamu, kalian, dan kita semua di bumi ini. Kita takkan mengerti mengapa kita yang dilahirkan kedunia ini. kenapa tidak dia, si anu, yang lain???mengapa HARUS kita! mungkin kita seeing berujar seperti itu saat kita mendapati hidup ini adlah tipuan belaka, saat kita jatih dalam keselahan yang membuat diri kita jatuh dan rsaanya susauh untuk bangkit. "bangunlah," kawan... kau harus tau bahwa dunia ini memang hanya tipuan semata, hanya persinggahan dalam perjalanan panjang kita. kita mengerti bahwa didlam dunia ini kita hatus hati-hati. banyak sekali ranjau, dan perangkap setan disana-sini. kita harus hati-hati. seperti yang telah baginda rasulullah sabdakan sebelum beliau mengiggal "kan ku tinggalakan dua perkara yang bila keduanya kau pegang pasti kau akan selamat, apa itu? Al-quran dan Ash-sunah" hanya itu panduan kita dalam menjalani kehidupan yang fana ini, seakan kita takkan pergi ke akhirat yang kekal sejatinya. seakaan kita akan kekela di dunia ini. memang dunia ini adalah TIPUAN SYETAN TERBESAR...

Kita juga telah banyak tau tenteang kemuliaan dua perkara itu. kita telah sering mendengarkannya. kita taruh kitab2 yang berisikan dua perkara tsb di rumah2 kita, banyak sekali hingga tak pernah kita pelajari, baca saja jarang. inilah dilema! sesuatu yang harusnya menjadi panutan terdegrasdasi menjadi hal yang biasa saja. sekarang Al-quran banyak yang mengahapal, tapi MENGAPA??? hal2 yang ada di dalam Al-quran itu tak kau JALANKAN!!! tak cukup apa alquran telah menyuruhmu, tak cukup apa Rasul telah menggambarkan dalam Ash sunnah. Kau BODOH, Dunngu, kau Pengkhiannat!!! semua itu adalah karena sikap kita yang seenknya, urak-urakkan, dan semaunya. Allah telah menggmbarak bagi orang yang tak menjalankan apa yg mereka ketahui dengan sumpaha sebagai SETAN BISU. Allah jg menjulukinya dengan HEWAN TERNAK YANG HINA....dan lain sebagainya...

Dalam dunia ini kita sebagai makhluk Allah yang paling sempurna mempnyai misi khusus. menjadi Khalifahtul fil ard. menjadi seorang pengatur, panjang tangan Allah di bumi. kita juga mempunyai kewajiban yang sangatlah besar, yaitu beribadah kepadanya. kita tak hanya beribadah, tapi bila kita menginginkan surga yang luar biasa , kita harus melakukan ibadah yang terbaik, yang dapat membuat Allah terpesona dengan dirikita. Maka atas itu semua seharusnya kita labih meningkatkan kualitas ketakwaan kita, menigkatkan frekuensi ibadah kita, demi menggapai ridha Allah. Waahua'lam

You Might Also Like

0 comments