UTS datang pelajar 'galau'

salam.
waduh dari judulnya saja sudah tidak enak di dengar ya? maaf deh kalau jadi su'udzan
minggu-minggu ini para pelajar diseluruh pulau di indonesia akan menghadapi yang namanya 'ujian'.
apa lagi jika bukan UTS itu ato midsem, kita para pelajar dihadapkan pada kenyataan yang harus dilewati bukan dihindari atau yang lainnya. kita sebagai pelajar yang baik juga budiman, akan menjadikan momen ini untuk bekerja keras agar mendapatkan nilai yang terbaik, yang dapat membanggakan ortu, kakeknenek, omtante, dan lainnya. Tapi bagaimana dengan yang tidak?!( ya, mungkin mirip2 saya gitu dan mayoritas pelajar lainnya)



ujian sejatinya menguji kemampuan seorang pelajar di tingkatnya masing2, apakah dia suda standar, diatas standar, atau diatas lagi(ehh,,maksud di bawah standar). Kan kalo gitu dapat dilihat kemampuan aslinya, sejauh mana dia mengerti apa yang diampaikan oleh guru dikelas, dan sebagainnya.
TAPI, ada sebuah dilema di bidang pendidikan Indonesia ini, pelajar banyak yang melakukan kecurangan atau yang disebut dengan 'ngecheat' nyontek, atupun yang semuanya 'ikhlas' berkerjasama, kan kalo ikhlas boleh?! *bapakmu boleh!

Kanapa galau? ya, pelajar seakan kehilangan jati dirinya disaat badai budaya rusak itu masuk. Pelajar tidak lagi menjadi was2 (maksud jadi belajar) malah jadi 'galau' gk jelas. Banyak dari pelajar yang tidak merasa perlu belajar, karena toh di sekolah juga akan dapat contekan, atau bisa tanya temen sekongkow(semoga kta tidak ya..) minggu ulangan jadi tidak ada rasanya, suasana tidak ada. HAMPA!

Tapi ditengah tusaknya pelajar sekarang masih bnyak kok yang serius belajar. mereka tidak peduli dengan lingkungan disekeliling mereka. Yang mereka pikirkan hanya ingin mendapatkan yang terbaik. just it? yang pastinya kalo kita muslim, harusnya kita menjadikan ini sebagai ladang pahala. karena Rasul pernah bersabda:

"man salaka thariqon yal tamisu fihi ilman, sahalallhu bihi lilal jannati"

pada dasawarsa ini juga terjadi yang namanya keglimpangan yang rasa terjadi. beberapa pelajar merasa scared dengan pelajaran hapalan. Contohnya, PAI, SKI, PKN, dan lain2 yang pokoknya banyak berhubungan dengan hapal menghapal. tapi kayak MTK, KIM, FIS gitu jadi banyak yang tidak 'takut' menghadapinya. yap! ini juga tamparan bagi diri saya sendiri. Mengapa? ya karena akhir semester lalu nilai2 hapalan pada jeblog!

seharusnya kita sebagai pelajar yang baik tidak boleh membeda2kan hal tersebut, karena semua pelajaran itu sama pentingnya. tidak peduli itu di ujikan di UN, SMPTN atau di yang lainnya.
Pokoknya kita harus bisa menghilangkan bad habbit yang contek2kan, milih2 pelajaran, dan yang buruk2 lainnya.

semoga kita mendapatkan rahmat dari yang maha kuasa. dan semoga kita juga dapat mendapatkan yang terbaik untuk mid test besok. Amiiiin

Erken zafer @ ke 'galau' an yang sama. belajar nggk, tidur iyah...semoga bisa cepat balik own spirit ya....

You Might Also Like

0 comments