Mengingat kembali “Niat” yang telah tertanam


Salam 
Yang ingin saya bahas adalah “NIAT”, sekali lagi kita korek tentang niat kita, manusia-manusia yang berkesempatan untuk menimba ilmu dibumi perantauan, jauh dari kampung halaman.Hanya satu misi yang ada, yakni untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Pepatahpun menyebutkan tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina.

Dimana ilmu yang sebelumnya belum pernah menghuni otak kita, maupun ilmu yang kuncupnya pernah mengisi relung otak kita, dan disini kita akan memetik  bunga-bunga yang bermekaran agar kelak dapat kita aplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari dan dapat bermanfaat bagi sesama.
Disini saya hanya mengintrospeksi diri, dan mungkin juga mengingatkan rekan-rekanyang seperjuangan semua, bahwa jika kita sampai lupa akan niat kita yang mulia ini, hendaknya kita mengingat kembali betapa besarnya pengorbanan kedua orang tua kita, yang dengan susah payahnya membanting tulang mereka untuk dapat melihat kita bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.
Selain itu sebagai tanda bersyukur kita karena telah diberi kesempatan untuk bisa bernafas di bumi perantauan ini sampai sekarang. Alangkah baiknya jika kita lebih mendekatkan diri kepada-Nya, yang telah mengizinkan kita dan memberi kesempatan kepada kita untuk menyelami petualangan-petualangan yang akan sangat berguna untuk kehidupan kita kelak.

sumber : http://entegila.wordpress.com

You Might Also Like

0 comments