Minyak. energy terbarukan atau tidak?


“Cadangan minyak kita akan habis 20 tahun mendatang” ( dosen TM thn 70an)
“cadangan minyak kita akan menghilang 20 thn lagi”(dosen TM tahun 90an)
cadangan minyak Indonesia akan habis 20 thn lagi(BP Migas thn 2010)

hmmmp…pusing gak? Liat pernyataan diatas. Dari mulai era 70an sampe 2010, ngomongnya 20 tahun akan habis mulu, padahal rentang dari era70 sampe 2010 kan lebih dari 20 tahun. Nah loh???

Wkwkwkwk...maka dari itu, gua ngasih judul di atas seperti itu,  ” Minyak energy terbarukan atau tidak?”
Aneh bin kocak. Kita dari SD di ajarin bahwa namanya minyak itu unrenewable! Yah, pas udah SMA. Pas lagi seaching2 ttg dunia perkuliahan baru nyadar. Yap, memang gua niat di dunia perminyakan, makannya gak sengaja pas gua cari2 ttg perminyakan, ehh dapet.

Trus salah dong pelajaran SD dulu?...hmmp, gimana ya. masa guru gue yang baik2 dibilang sesat sih???
menurut gua gak ada yang salah juga gak da yang bener. Maksud? “tau dah, gue juga pusing”.hhe…

“Hmm, padahal kan minyaknya tetap diambil dari perut bumi, kok bisa tetap jumlah cadangannya? Itu karena cadangan minyak dapat berubah sesuai dengan ditemukannya cadangan baru. Teman-teman tentu sudah pernah mendengar di SMA bahwa minyak bumi itu terbentuk dari jasad hewan-hewan renik yang terendapkan selama ribuan tahun di bawah permukaan bumi, jadi selama ada mahluk hidup yang mati dan jasadnya terendapkan maka akan terus-menerus terproses oleh mekanisme alam menjadi minyak bumi. Bisa dibilang minyak bumi merupakan energi yang terbarukan (renewable energy), akan tetapi karena proses pembentukannya membutuhkan waktu yang lama, jadilah ia sering digolongkan energi tak terbarukan (non renewable energy)”
Gitu maksudnya…

Nah, berhubung gua memang niat di bidang itu. Trus pas di pikir2, prospektif gk nih kedepannya. Bisa aja nanti pas gua baru kerja 5 tahun dah abis minyak di dunia ini. Kan pastinya gua nyesel. Heheheh,
Tapi untungnya pas gua baca, terus menyambungkan dengan ilmu2 lama gua, gua beru ngeh, bahwa ini gakkan abis ampe kapan tau(tentunya berhenti kalo udah dooms, hhe…)

Maka, dari itu cita2 gua tetap pada ini. Karena kalo gak salah salah satu hasil dari pumping talent pada 5 tahun lalu, gua ada peluang kuliah di bidang engineering. Nah, apa lagi di bidang perminyakan, tepatnya teknik perminyakan(TM)

Kuliah di TM, teman-teman tidak akan hanya belajar mengenai minyak melulu, tapi juga akan belajar mengenai gas bumi, dan panas bumi (ketiga sumber daya alam ini biasanya dikenal dengan sebutan Hidrokarbon, mengingat bahwa komponen penyusunnya didominasi oleh unsur hidrogen dan karbon). Untuk ketiga bidang diatas, secara garis besar akan dipelajari berbagai aspek mulai dari reservoir, pengeboran, produksi, fasilitas permukaan sampai pada manajemen & keekonomian pengelolaan suatu lapangan minyak. Mungkin istilah diatas masih terdengar asing oleh sebagian teman-teman, mari kita bahas secara singkat satu-persatu.

Reservoir , merupakan tempat hidrokarbon berada di bawah permukaan bumi. Jangan dibayangkan bahwa ada semacam danau atau empang dibawah sana. Hidrokarbon dibawah sana terperangkap dalam pori batuan dan menempel pada permukaan batuan, dan dikelilingi oleh jenis batuan lainya yang kedap, sehingga sangat jarang ada hidrokarbon yang bisa keluar sendiri ke permukaan. Pengeboran merupakan kegiatan untuk membuat lubang dari permukaan sampai pada kedalaman tertentu dimana batuan sumber hidrokarbon itu berada. Produksi merupakan kegiatan mengalirkan hidrokarbon dari reservoir sampai pada permukaan. Setelah hidrokarbon sampai di permukaan, hidrokarbon ini akan segera dialirkan ke fasilitas permukaan, diantaranya adalah separator yang akan memisahkan antara minyak, air, dan gas (minyak yg diproduksi dapat memiliki kandungan air dan gas didalamnya), baru setelah itu masuk kedalam tangki penampungan utama sebelum dibawa ke tempat penyulingan (kilang). Ekonomi & Manajemen meliputi analisis pengelolaan suatu lapangan minyak secara menyeluruh.

Belajar di TM sangat menyenangkan dan menantang! karena kegiatan eksplorasi (mencari) & eksploitasi (mengambil) hidrokarbon sendiri meliputi berbagai bidang ilmu, maka diwajibkan mengambil kuliah dari program studi Teknik Geologi (GL), Teknik Geofisika (TG), Teknik Elektro (EL), Matematika (MA), Fisika (FI), Kimia (KI) dan Teknik Informatika (IF). Bahkan, karena nantinya kita berkerja di tengah masyarakat (biasanya sumber hidrokarbon berada di daerah terpencil) ada baiknya teman-teman juga mengambil kuliah dari jurusan Sosioteknologi (SOSTEK) seperti Psikologi Sosial, Teknik Semiotika, Komunikasi, Antropologi, yang dapat dijadikan bekal awal untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Jumlah cadangan minyak di Indonesia bisa dibilang dapat meningkat dalam waktu ke depan ini. Hal ini disebabkan karena baru +/- 30% saja cekungan minyak bumi (lapisan batuan yang memiliki kemungkinan mengandung minyak bumi setelah dilakukan studi geologi sebelumnya) di Indonesia yang di eksplotasi . Jadi masih banyak yang belum dieksplotasi karena faktor teknologi, biasanya terletak di lepas pantai, faktor kajian nilai ekonomi yang belum dilakukan, dan faktor regulasi dari pemerintah (bagi hasil pusat-daerah, insentif pajak, prosentase produksi as untuk kebutuhan domestik).

Gitu teman teman…serukan jadi petroleum engineering, hehehehe,,,
And, so, oil is a renewable or an unrenewable energy, its up to you..hehehe
Tetep semangat menggapai cita2 kalian…you can deserve it!!!
Intinya…
Jangan lupa mimpi takkan terwujud jika hanya dengan ucapan saja. “talk less do more!”


You Might Also Like

0 comments