ME-MANUSIAKAN MANUSIA


Aime Cesaire dalam Buku nya, Discourse on Colonialism, dijelaskan kebrutalan kolonialisme dalam kerangka kapitalisme. 

Menurutnya, "Dibawah Kapitalisme maka uang dan komoditas mulai menggantikan hubungan-hubungan manusiawi dan menggantikan manusia, membendakan mereka itu, dan menghilangkan esensi kemanusiaan mereka" lanjut lagi menurutnya, "Kapitalisme tidak saja mengeksploitasi, tetapi juga menonmanusiawikan dan membendakan subjek yang terjajah, selain menon-manusiawi-kan penjajah itu sendiri".

Dan praktek kolonialisme saat itu memang memiliki perbedaan. Namun, esensi nya jelas terasa nyata. Penjajahan masih terus dilakukan oleh negara Imperialisme terhadap negara dunia ketiga. Satu hal yang menarik dari perkataan Aime Cesaire adalah bahwa sejatinya penjajahan adalah praktek menonmanusiakan subjek terjajah dan juga menonmanusiakan para penjajah itu sendiri. Mengapa? Karena sejatinya secara fitrah relasi antar manusia tidak ditakdirkan menjadi hubungan Tuhan dan HambaNya. Fitrah manusia adalah hanya menghamba kepada Tuhan bukan kepada manusia/benda atau makhluk lain yang dipaksa dikonstruksikan sebagai Tuhan. 

Maka itulah sejatinya, Islam berperan, dengan menjelaskan bahwa kemerdekaan sejati adalah, "Penghilangan penghambaan terhadap selain Allah SWT menjadi hanya kepada Allah SWT semata..." Dengan begitu, arti kemerdekaan dalam Islam mengembalikan marwah manusia seutuhnya sebagai seorang Hamba bukan manusia jadi-jadi an sebagai penghamba manusia atau tuhan-tuhan an yang sejatinya manusia. Oleh karena itulah, hanya dengan Islam-lah, manusia dapat dimanusia-kan! [].

***
M Imadudin Siddiq

You Might Also Like

0 comments