LIBERALISME ARAB


Melihat potret Dunia Arab dewasa ini dapat dikata sudah 'jauh' dari cerminan Islam. Rasanya hal tersebut tidak tidak dapat dipungkiri. Melihat ragam realitas menyakitkan mulai dari persekongkolan 'raja-raja' negeri Arab dengan Para Kapitalis, konflik Yaman yang menyebabkan bencana kemanusiaan, hingga pendiaman mereka terhadap pembantaian kaum muslim di Palestina hingga Syiria. 

Benar Islam lahir di Tanah Arab (timur tengah), namun sekarang rasanya Arab (Timur Tengah) saat ini tidak sepenuhnya mewakili Islam. Arab dewasa ini jelas bukanlah gambaran penerapan Islam. Mereka dewasa ini hasil evolusi horizon pemikiran manusia. Ada suatu fase dimana mereka melihat fatamorgana kebangkitan. Mereka sebut An-Nahdhah pada periode pertengahan abad ke 19 hingga abad ke 20.

Mereka tlah tersilaukan dengan fatamorgana kebangkitan Barat yang sekular. Adalah ide pokok nya paham kebebasannya (liberalisme).  Ide pokok kebebasan itu setidaknya terangkum dalam 7 pokok : kebebasan individu, penegakan hukum, ekonomi pasar, demokrasi, sekulerisme, pendidikan, dan hak-hak perempuan. 

Maka, bila saat ini masih saja ada yang berkata, 
"Bila ingin penegakan syariah islam, ke arab saja!".

Maka, akan saya jawab, 
"Hey, sekarang di Arab saja sudah liberal !!! Mereka juga anti syariah Islam secara kaffah…"

Faktanya, mereka tidak jauh berbeda dengan negeri-negeri muslim lainnya.
Miris memang. Namun, setidaknya kita jadi mengetahui itu. Pun mengetahui siapa orang yang dapat dikatakan HARUS bertanggung jawab terhadap arus liberalisme di tanah Arab. Mengetahui metode dan uslub apa yang mereka tlah gunakan. Semua itu hendaknya menjadi pembelajaran berharga buat kita semua.

Saat ini tugas kita mengembalikan tatanan ilahi ke dunia secara konstitusional. 
Serta mengenyahkan dan mengubur hidup-hidup paham kebebasan itu. 
Semoga Allah selalu merahmati perjuangan kita semua. Aamiin []. 


*Sumber : 
"LIBERALISME ARAB" Editor : Clemens Recker (2011). 
*foto : https://labiblioafronebrulepas.wordpress.com/2014/10/21/ossu-by-sanzy-viany/

You Might Also Like

0 comments